Cuma Masalah Waktu Bagi Atletico Juarai Liga Champions

Cuma Masalah Waktu Bagi Atletico Juarai Liga Champions

Diego Forlan yakin Atletico Madrid ada di jalur yang benar untuk dapat menjuarai trofi Liga Champions. Mantan striker sukses tim berjulukan Los Colchoneros ini jua percaya saat ini tim besutan Diego Simeone salah 1 kesebelasan sangat disegani di Eropa.

Diego Forlan sudah berkarier bareng Atletico Madrid sepanjang 4 tahun. Di tim ini juga dia bisa menjuarai piala Liga Europa dan membikin catatan goal paling banyak selama karier. Ya, Forlan bisa membikin kemasan 96 goal dari 196 performa di seluruh turnamen di Atletico.

Aksi Atletico jua kerap mendapatkan perkembangan semenjak ditangani Diego Simeone pada 2011. Di tangan Simeone, Los Colchoneros bisa 2 kali mencapai laga pamungkas Liga Champions pada 2014 dan 2016.

Tapi, keberuntungan rasa-rasanya tidak berpihak menuju mereka sebab di dalam 2 peluang itu terus dihajar Real Madrid. Berdasarkan Diego Forlan, cuma masalah waktu bagi Atletico untuk dapat menjuarai piala Liga Champions.

“Mereka 2 kali telah amat nyaris mengangkat trofi. 1 kali pernah terpaut terlebih dahulu sampai menit ke-90’+3 dan di peluang lain menelan kekalahan di dalam adu penalti, ” tutur Forlan sebagaimana dilansir Football5star. com dari Marca.

“Mereka ada di jalur benar untuk menjuarai Liga Champions. Tak terdapat kesebelasan yang mau bertanding dengan Atletico sebab apa yang sudah mereka capai. Mereka sekarang dihormati, ” katanya.

Tottenham Tegaskan Harry Kane menuju ke Madrid

Tottenham Tegaskan Harry Kane menuju ke Madrid

Laporan menggembirakan muncul untuk para fans Tottenham Hotspur. Dewan tim memberitahukan, Harry Kane masuk ke lis 26 bintang yang diusung menuju Madrid untuk laga pamungkas Liga Champions kontra Liverpool.

Laga bakal bergulir pada Minggu (2/6) penghujung minggu ini. UEFA telah mengambil keputusan pertandingan bakal bergulir di Stadion Wanda Metropolitano, kandang Atletico Madrid. Sebelumnya, situasi Kane disangsikan untuk berangkat sebab yang bersangkutan dihantam cedera. Striker 26 tahun itu cedera saat melawan Manchester City di perempat-final.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menceploskan nama Kane di antara para pemain lainnya. Di dalam lis itu, terdapat Harry Winks yang sebelumnya jua dihantam cedera dan dikatakan tak turut diboyong.

Sedangkan pahlawan kemenangan Spurs pada fase semi-final, Lucas Moura, jua diikutsertakan pada perjalanan menuju Madrid. Begitu halnya dengan pemain berposisi gelandang tumpuan mereka, Christian Eriksen, yang jua bakal jadi andalan di sektor sentral.

Tottenham Hotspur sukses melaju menuju laga pamungkas Liga Champions buat pertama kali usai mengakhiri, perlawanan Ajax. Pada pertandingan semi-final, dengan dramatis The Lilywhites membalikkan ketertinggalan dari agregat 0-3, jadi 3-3.

Akhirnya, Spurs dapat melaju sebab menang goal tandang saat sukses unggul 3-2 di Johan Cruyff Arena. Sebelumnya, pencapaian paling baik Tottenham di ajang Eropa ialah memenangi Liga Europa pada 1972 dan 1984.

Allegri: Quagliarella Layak Menjadi Top Skorer Serie A

Allegri: Quagliarella Layak Menjadi Top Skorer Serie A

Fabio Quagliarella sukses keluar menjadi top skorer Serie A kompetisi musim ini. Raihan bintang Sampdoria ini juga memperoleh sanjungan tinggi dari manajer Juventus, Massimiliano Allegri.

Penampilan Fabio Quagliarella kompetisi musim ini memang amat mengesankan. Di umurnya yang telah menginjak 38 tahun ia sukses menyarangkan 26 goal di Serie A. Catatan ini sekalian membuatnya jadi top skorer Serie A tertua sepanjang history.

Apa yang dikerjakan mantan bintang Juventus ini juga membikin Massimiliano Allegri berdecak kagum. Dia menyatakan ujung tombak gaek itu layak menyandang top skorer kompetisi musim ini.

“Saya mau menyatakan jika Quagliarella layak memperoleh penghargaan top skorer kompetisi musim ini. Ia merupakan ujung tombak spektakuler dan ini telah dibuktikan sepanjang tampil dalam turnamen paling tinggi, ” tutur juru tak-tik yang belum lama menegaskan diri bakal pergi dari Juventus penghujung kompetisi musim mendatang pada DAZN, Senin (27/5/2019).

“Dia sesosok profesional yang amat spektakuler dan memiliki kompetisi musim yang mengesankan. Ia senantiasa menyediakan warna lain di gelanggang, tak cuma untuk ia sendiri namun jua penampilan Sampdoria, ” lanjut Allegri.

Usaha Fabio Quagliarella untuk jadi top skorer kompetisi musim ini bukan enteng. Dia mesti bertanding dengan pemain lain yang lebih muda. Malahan salah satu lawannya musim ini merupakan peraih 5 kali Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo, yang baru saja gabung Juventus.

Namun akhirnya mantan bintang Udinese dan Napoli ini main melebihi harapan. Catatan 26 golnya lebih banyak dari Ronaldo yang cuma bisa mengoleksi 21 goal.

Zaniolo Bersedia Tandatangani Pembaruan Kesepakatan Kontrak

Zaniolo Bersedia Tandatangani Pembaruan Kesepakatan Kontrak

Gelandang muda tim nasional Italia, Nicolo Zaniolo, mengakui bersedia mengambil pembaruan kesepakatan kontrak dengan AS Roma di Kala dekat. Dia jua mengakui mau jadi seorang legenda untuk tim Serigala Ibu kota.

Performa cemerlang Nicolo Zaniolo kompetisi musim ini sukses menarik atensi dari sejumlah klub raksasa di Eropa. Media-media Italia sendiri memberitakan AS Roma akan menjual Zaniolo jika mendapat tawaran yang pas.

“Saya tetap punya sisa 4 tahun di dalam kesepakatan kontrak sekarang. Aku dapat melihat masa depan aku di Stadio Olimpico. Walau aku sukses menarik atensi dari tim-tim raksasa, aku bersedia mengambil pembaruan kesepakatan kontrak, ” tutur Nicolo Zaniolo dilansir dari laman Calciomercato.

“Di sini, aku merasa amat senang. Aku sama sekali tidak memikirkan kemungkinan untuk pindah di Kala dekat, ” tambah remaja 19 tahun ini.

AS Roma jelas berharap Zaniolo dapat menunjukan performa paling bagusnya di 2 pertandingan Serie A tersisa. Sebab, sampai minggu ke-35, armada Claudio Ranieri terus terjebak di tempat keenam dan terancam lagi-lagi tidak berhasil melaju menuju Liga Champions.

“Saya merasa amat fokus di 2 laga selanjutnya. Aku tidak memikirkan hal yang lain. Kami mesti berupaya mendapat angka penuh. Kemudian, barulah kami dapat berharap bakal berakhir di empat besar kompetisi musim ini. ”

“Satu-satunya kekecewaan aku musim ini ialah, mendapat hasil seri dalam laga vs Genoa. 1 goal yang dicetak oleh Genoa membikin kami tidak berhasil mendapat 3 angka vital, ” cetus Zaniolo.

Sadio Mane Pede Liverpool Bisa Menangi Trofi Liga Inggris

Sadio Mane Pede Liverpool Bisa Menangi Trofi Liga Inggris

Seorang pemain bintang Liverpool, Sadio Mane, lumayan optimis kesebelasannya bisa menjuarai rivalitas trofi Liga Inggris kompetisi musim ini. Dia jua mengatakan kawan setimnya sedang termotivasi guna dapat mewujudkannya.

Liverpool tetap memiliki kesempatan terbesar guna bisa menjuarai gelar Liga Inggris kompetisi musim ini. Meski begitu, perlu konsistensi memenangi 6 pertandingan tersisa kompetisi musim ini apabila tidak mau gagal.

Ya, kesebelasan berjulukan The Reds sekarang sedang bertarung ketat bersama Manchester City pada pucuk klasemen sementara Liga Inggris. Mereka berdua cuma dipisahkan jarak 1 angka usai melalui 32 laga.

Tim bimbingan Juergen Klopp ada pada tempat ke 2 klasemen bersama koleksi 79 angka. Di sisi lain, Man City ada pada peringkat tertinggi bersama 80 angka.

Di samping butuh konsistensi di dalam mendulang kemenangan, Liverpool jua perlu Man City tersandung. Meski begitu, Sadio Mane masih optimistis kesebelasannya bisa memenuhi bidikan menjuarai piala Premier League kompetisi musim ini.

“Saya percaya kami bisa. Kami bakal berupaya penuh guna bisa memenangi 6 pertandingan tersisa. Hal tersebut jelas tak simpel namun semuanya memungkinkan, ” tutur Mane dilansir Football5Star. com melalui website resmi Liverpool.

“Setiap bintang jadi sedikit lebih termotivasi pada tahap ini sebab cuma punya 1 incaran. Yakni, menjuarai piala, ” jelasnya.

Konsistensi The Reds bakal kembali di uji penghujung minggu ini kontra Southampton. Mane dkk bakal menyambangi Stadion Saint Mary, Sabtu (6/4/2019) dini hari WIB.

Chelsea Mustahil Finis Empat Besar Jika Tidak Berkembang

Chelsea Mustahil Finis Empat Besar Jika Tidak Berkembang

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, menyatakan skuatnya mustahil berakhir pada tempat empat besar klasemen apabila tak bisa membenahi penampilan di lapangan. Khususnya di dalam 8 laga Liga Premier Inggris tersisa kampanye musim ini.

Chelsea mendapatkan hasil negatif 0-2 kala menyambangi kamp Everton di Stadion Goodison Park, Minggu (17/3). 2 skor itu masing-masing dibukukan Richarlison saat laga sudah berjalan hingga menit ke-49 serta Gylfi Sigurdsson (72′).

Hasil negatif itu disebut mempersulit kesebelasan berjulukan The Blues buat bisa berakhir pada tempat empat besar klasemen akhir Liga Premier Inggris. Sekarang, dengan kemasan 57 angka, Chelsea berjarak 3 angka dari Arsenal yang menduduki peringkat ke 4.

Selaku manajer, Maurizio Sarri jelas tengah optimistis klubnya bisa berlaga di zona Liga Champions. Tapi, dia jua mengaku Eden Hazard takkan dapat mengabulkan ambisi itu jika tidak bisa membenahi penampilan di sisa kampanye musim ini.

“Tidak mungkin, kenapa tak mungkin? Kami cuma butuh membenahi 3 angka, jadi itu bukanlah sesuatu yang tak mungkin di dalam 8 laga. Hal tersebut jadi tak mungkin apabila team saya tak meningkat, apabila kami tak dapat menghindari penampilan di babak ke 2 seperti ini, ” tutur Sarri.

“Kami cuma butuh berlaga seperti pada paruh ke 1 di dalam 8 pertandingan ke depan. Mungkin ini merupakan 45 menit paling baik kampanye musim ini, namun pada fase ke 2 kami berhenti berlaga. Aku tak paham kenapa, ” jelasnya.